PONTIANAK — Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Kalimantan Barat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Perumusan Rencana Aksi Kegiatan Rancangan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB) yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan pada Jumat, 7 November 2025.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Kepala Bidang Penataan dan Pemberdayaan, Sigit Aribowo, mewakili Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Barat, bersama berbagai instansi serta pemangku kepentingan terkait di tingkat provinsi.
FGD ini diselenggarakan sebagai upaya menyusun RAD KSB yang menjadi tindak lanjut kebijakan nasional dalam memperkuat tata kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan, terintegrasi, dan ramah lingkungan. Perwakilan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan bahwa penyusunan RAD KSB merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan berbagai kebijakan sektoral dalam mendukung praktik perkebunan sawit berkelanjutan di daerah.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap implementasi Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2020 tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia (ISPO) serta kontribusi sektor perkebunan dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Dengan kehadiran Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Barat dalam FGD ini, diharapkan koordinasi lintas sektor semakin optimal dalam mendorong tata kelola perkebunan sawit yang transparan, berkelanjutan, dan berkeadilan di wilayah Kalimantan Barat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar